Weekend itu saya selalu berusaha membuat rumah terasa sedikit berbeda, meski cuma dengan sentuhan kecil. Kadang yang diperlukan bukan belanja besar-besaran, melainkan ide sederhana yang bisa dieksekusi dalam beberapa jam sambil menikmati kopi atau playlist favorit. Di tulisan ini saya mau berbagi beberapa ide dekorasi rumah yang mudah, kebiasaan journaling yang menyenangkan, dan proyek kerajinan tangan yang bisa dikerjakan sambil nongkrong santai di ruang tamu.
Menata Sudut Favorit: Dekorasi Sederhana yang Bikin Betah
Salah satu perubahan paling cepat yang saya lakukan adalah menata ulang sudut baca di rumah. Cukup tambahkan bantal, selimut, dan lampu kecil yang hangat — suasana langsung cozy. Barang-barang yang punya cerita sering memberi karakter lebih: misalnya keranjang anyaman dari pasar malam, atau cangkir kopi favorit yang pecah sedikit tapi tetap dipakai. Tanaman kecil di rak juga membuat perbedaan besar; saya menaruh beberapa sukulen di pot terracotta dan terasa seperti bawa taman mini ke dalam rumah.
Trik lain yang sering saya pakai adalah memanfaatkan benda yang sudah ada dengan fungsi baru. Rak buku yang semula rapi bisa dirombak jadi etalase pajangan: beberapa buku disusun horizontal, sisakan ruang untuk vas kecil atau frame foto. Kalau ingin sentuhan warna, cukup ganti sarung bantal atau letakkan karpet yang berani polanya. Hasilnya — tanpa menghabiskan banyak waktu atau uang — ruang terasa segar dan personal.
Punya Kertas Bekas? Coba Journaling Mudah Ini!
Saya bukan orang yang setiap hari menulis jurnal, tapi beberapa minggu belakangan saya mencoba journaling minimalis: 5 menit setiap pagi untuk menulis tiga hal yang saya syukuri dan satu hal yang ingin dilakukan hari itu. Ternyata efeknya sederhana tapi nyata; kepala jadi lebih tenang, fokus lebih terarah. Gunakan juga kertas bekas atau sampul majalah untuk membuat halaman kolase kalau ingin lebih artistik.
Satu kebiasaan yang saya suka adalah memasukkan tiket konser atau label tanaman ke dalam jurnal sebagai kenangan. Teknik bullet journaling juga membantu merapikan tugas tanpa harus rapi-rapi — cukup simbol sederhana untuk menandai tugas selesai, ditunda, atau dihapus. Kalau butuh inspirasi desain jurnal, saya pernah menemukan beberapa ide manis di blog kecil yang cozy, seperti nanetteslittlenook, yang penuh dengan proyek personal dan moodboard hangat.
Ngobrol Santai: Kerajinan Tangan yang Gak Ribet
Kerajinan tangan buat saya bukan soal hasil sempurna, melainkan proses yang menenangkan. Akhir pekan lalu saya mengundang dua teman untuk sesi crafting: kami buat gantungan kunci dari kain perca dan cat akrilik pada batu sungai. Kegiatan sederhana ini bikin suasana rumah ramai tawa, dan pulang-pulang masing-masing bawa pulang sesuatu yang unik. Kalau takut berantakan, pilih proyek kecil seperti merajut coaster dari benang tebal atau membuat lilin aroma sederhana di gelas kecil.
Bahan-bahan dasar seperti lem tembak, washi tape, dan kertas kraft selalu berguna. Saya suka memakai washi tape untuk mempercantik wadah kaca bekas jadi vas mini. Selain itu, membuat hiasan dinding dari bingkai bekas juga gampang: ganti foto dengan potongan kain bermotif atau tanaman kering. Hasilnya artsy tanpa harus jadi seniman.
Penutup: Weekend yang Berarti Tanpa Tekanan
Intinya, weekend yang santai bisa terasa berharga dengan sedikit niat dan kreativitas. Tidak perlu proyek yang rumit atau belanja besar. Kadang, menata ulang satu sudut, menulis beberapa baris di jurnal, atau membuat kerajinan kecil cukup untuk mengisi ulang mood dan memberi rasa pencapaian. Kalau kamu lagi butuh ide sederhana, coba ambil satu proyek kecil dari tulisan ini dan lakukan perlahan. Siapa tahu, dari satu ide kecil itu lahir rutinitas yang membuat rumah dan pikiran jadi lebih hangat.